Masih Indonesia Raya

Gempita hari ulang tahun Indonesia yang ke- 71 membawa kebahagiaan tersendiri untuk semua masyarakat Indonesia. tepat pada pukul 10.00 WIB tanggal 17 Agustus Indonesia merayakan hari lahir negara kepulauan ini. Beragam cara dan tradisi dilakukan untuk memeriahkan hari jadi Indonesia yang sudah menginjak umur 71 tahun pasca kemerdekaan tahun1945 silam. Berbagai kegiatan pun dilakukan untuk trurut memeriahkan hari kemerdekaan seperti lomba balap karung, tarik tambang, panjat pinang, dan lain sebagainya. Berbagai perlombangan dengan berbagai makna hadir di setiap desa di Indonesia. Hingga malam puncak kemerdekaan pada tanggal 16 Agustus merupakan malam tasyakuran yang dihadiri oleh warga setempat untuk melakukan doa bersama.

Di sebuah desa di kecamatan Wajak pun turut memeriahkan peringatan hari kemerdekaan dengan mengadakan berbagai perlombaan untuk anak- anak sekolah dasar dan sekolah menengah. Jenis perlombaan yang ditawarkan pun berbeda, bukan seperti lomba Agustusan pada umumnya. Lokasi perlombaan yang berada di masjid Baitur Rohman, dusun Sumberputih desa Sumberputih ini menyediakan beberapa jenis perlombaan seperti lomba Adzan, lomba Tartil, lomba Hafalan Surat Pendek, dan Cerdas Cermat Sejarah Kemerdekaan. Acara ini digagas oleh kelompok 199 mahasiswa KKM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Acara dimulai sejak pukul 2 siang hingga menjelang maghrib. Perlombaan dilakukan di masjid dengan memisahkan kategori lomba di sisi yang berbeda. Ada yang berada di serambi masjid, di dalam masjid, samping- samping masjid. Beberapa dewan juri pun menempati tempat yang tersedia sesuai dengan kategori yang telah dipersiapkan. Satu persatu peserta pun datang silih berganti di setiap kategori perlombaan. Lantunan Adzan dan Tartil pun saling bersahutan mengisi seluruh masjid hingga di sekitar wilayah masjid. Masjid pun diramaikan juga oleh beberapa warga yang turut mendukung jagoan- jagoan cilik mereka berharap untuk mendapatkan juara di perlombaan tersebut. Sahut menyahut tepuk tangan pun turut memeriahkan lomba cerdas cermat yang menjadi puncak perlombaan di akhir acara.

Semarak Agustusan biasanya dimeriahkan oleh berbagai lomba yang bertemakan perjuangan seperti panjat pinang, tarik tambang, dan lain sebagainya. Filosofi setiap perlombaan pun tak lepas dari semangat juang dan arti kemerdekaan Republik Indonesia. seperti contohnya lomba panjat pinang yang berarti tentang semangat tolong menolong dan gotong royong untuk mencapai tujuan. Panjat pinang yang beranggotakan beberapa orang pun bersama- sama ntuk mencapai hadiah yang ada di puncak pohon pinang. Begitupun lomba tarik tambang yang juga memiliki makna gotong royong untuk menarik dan menjatuhkan lawan mainnya. Seperti tarik tambang, makna gotong royong pun diterapkan unuk bersama- sama menjatuhkan dan mengusir penjajah dari tanah Indonesia.

Meskipun perlombaan yang ada di masjid Baitur Rohman adalah lomba Adzan, lomba Tartil, lomba Cerdas Cermat, semangat perjuangan masih terus ditegakkan. Meskipun kategori yang diperlombakan adalah kategori lomba keIslaman, namun kemeriahan dan semangat Agustusan tetap terpancar dari wajah warga dan para peserta yang mengikuti perlombaan. Merayakan ulang tahun sebuah negara tidak selalu dengan tarik tambang ataupun perlombaan yang bersifat senang- senang saja melainkan lomba- lomba yang bisa memupuk iman dan taqwa para generasi muda Indonesia. Salam Indonesia, selamat hari ulang tahun J.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s