Sebuah Balasan

“Ketika kau sedang putus asa, yakinlah bahwa Tuhan akan selalu bersamamu, yakinlah bahwa rencananya akan lebih indah dari yang kau harapkan”

Mungkin kau akan putus asa ketika sesuatu yang begitu kau inginkan tak tercapai, mungkin kau juga akan kecewa kepada diri sendiri mengapa kita tak bisa melakukan atau bahkan menyelesaikan sesuatu yang kita inginkan. Memang sulit menerima kenyataan, apalagi jika kita sudah melakukan yang terbaik demi mencapai sebuah hasil yang sesuai dengan rencana. Ah Tuhan pasti punya rencana yang lebih baik dari ini semua, berbaik sangka saja.

Hal ini mengingatkanku tentang keinginan untuk mengikuti sebuah kompetisi debat Bahasa Inggris tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur. Niatnya sudah dibentuk mulai dari awal, mengingat beberapa bulan sebelumnya ada dua mahasiswa yang melakukan pengabdian di kursusanku di awal 2012 lalu. Beberapa persiapan mulai dari latihan, materi debat, hingga kelengkapan dokumen pun sudah aku siapkan jauh-jauh hari. Hingga suatu hari seorang guru memberitahuku bahwa peserta yang boleh mengikuti lomba debat Bahasa Inggris ini harus duduk di kelas satu SMK dengan dibuktikan fotocopy hasil rapor. Seketika itu pula kurasakan langit runtuh ke badan ini, semuanya terasa sia-sia ketika kudengar berita itu, bagai tak semangat lagi untuk melanjukan latihan ini, semuanya hancur berantakan. Aku menangis, tak sanggup.

Mungkin kekecewaan akan segera musnah seinring berjalannya waktu. Berbeda denganku, aku bukan tipe orang yang cepat melupakan masa lalu, bahkan masa lalu itu terkadang membuatku putus asa menghadapi masa depan. Setahun sudah berlalu dan beberapa bulan lagi aka nada kompetisi debat seperti tahun tahun kemarin. Aku tak banyak berharap dari kesempatan tahun ini, karena aku yakin peserta tidak diijinkan dari kelas 3 dikarenakan harus fokus menghadapi Ujian Nasional yang juga hampir berdekatan dengan kompetisi tahunan ini. Tak mau menaruh harapan terlalu jauh, karena kutau hasilnya juga pasti akan mengecewakanku lagi kali ini.

Kudatangi sebuah ruangan dimana adik kelasku sedang berjuang membawa nama sekolah dalam kancah SMK se Jawa Timur di salah satu SMA negeri di kotaku yang kebetulan Sidoarjo menjadi tuan rumah. Kulihat mereka berbicara, tak terasa kuteteskan air mata ini mengingat ketidaksanggupanku melaksanakan tugas ini, ahh aku menangis. Rasa kecewa ini masih ada meskipun kompetisi sudah berlangsung. Entahlah, hati ini masih belum bisa menerima mengapa kejadian seperti ini datang dikala aku sedang bersemangat untuk belajar debat.

Tapi, memang benar rencana Tuhan itu, Tuhan selalu punya rahasia dibalik setiap kejadian yang terjadi. Ahhh, Tuhan maha baik ketika aku mendengar tawaran dari senior untuk menjadi salah satu juri di kompetisi debat Bahasa Inggris. Awalnya aku tak tau kompetisi apa yang aku hadiri nantinya, hingga ketika aku datang di sebuah aula di salah satu SMK negeri di Malang aku kaget. Aku terdiam membaca sebuah banner besar di depan ruangan bertuliskan “Lomba Kompetensi Siswa cabang Debat Bahasa”. Seketika itu aku terdiam, teringat memori masa lalu tentang kompetisi yang sama, teringat betapa kecewanya aku tak bisa mengikutikompetisi itu dua kali dulu. Ahh Tuhan memang baik hati, dulu aku tak bisa mengikuti kompetensi ini, tapi sekarang aku hadir di kompetisi ini, bukan menjadi peserta melainkan menjadi juri. Mungkin kemampuanku tak sebanding beberapa juri yang hadir lainnya, kemampuanku tak sebagus mereka. Tapi aku senang, setidaknya Tuhan menunjukkan jalannya dengan indah. Terima kasih Tuhan, akhirnya aku percaya bahwa takdirmu, scenario hidup yang kau tulis untuk makhlukmu akan selalu indah meskipun pahit di awal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s