Indonesia Raya

Sejauh ini, bumiku sedang bergejolak. Masih belum terlupakan salah satu kejadian maha dahsyat yang terjadi beberapa hari yang lalu. Meletusnya Gunung Kelud yang berada di perbatasan wilayah Kediri dan Blitar sekitar pukul 22.50 WIB kamis (13/02/14’) lalu. Bukan lahar panas seperti meletusnya Gunung Merapi ataupun Gunung Sinabung yang merusak beberapa daerah di bumi tercinta ini, melaikan miliaran debu beterbangan di daerah sekitar. Tak hanya hujan abu, beberapa batuan kerikil pun banyak menghiasi rumah-rumah warga sekitar sehingga mengakibatkan rusaknya rumah-rumah penduduk sekitar.

Sedikit terasa berbeda mengenai penyebaran abu vulkanik yang disebabkan oleh gunung ini. Ketika Gunung Kelud itu meletus, angina membawa jutaan partikel debu tersebut menuju arah barat, menuju Jawa Tengah hingga ke Jawa Barat. Hingga beberapa hari kemarin, banyak stasiun televisi menayangkan kondisi dan status Gunung Kelud. Diperkirakan abu-abu tersebut banyak menutupi jalan-jalan besar di beberapa daerah di Jogja dan sektar. “Jalan-jalan tertutup abu hingga tebalnya hamper 5 cm, ini seperti hujan salju, tapi ini lebih keras pastinya” cerita salah satu mahasiswi UIN Maliki Malang yang kebetulan tinggal di Solo. Daerah yang juga dilalui oleh abu-abu Gunung Kelud.

Bumi Indonesia ini memang sedang mendapat ujian dari sang Khaliq. Masih junga teringat banjiryang menggenang beberapa daerah di Indonesia.  Seperti contoh banjir yang telah menenggelamkan beberapa kawasan di daerah Ibukota sejak Januari kemarin. Banjir yang menenggelamkan beberapa kawasan di Jakarta ini telah memakan jutaan rupih kerugiannya. Ini juga tak hanya terjadi di ibukota Jakarta saja. Beberapa daerah di Manado, Sulawesi juga menimpa hal serupa. Beberapa daerah hancur. Bukan hanya Ibukota saja yang bersedih. Banyak daerah lain pun merasakan hal serupa. Indonesia benar-benar menangis untuk saat ini. Wallahu a’lam.

Sungguh menyakitkan melihat saudara-saudara kita disana. Berbondong-bondong bantuan datang ke berbagai tempat yang terkena dampak bencana. Mulai dari pakaian, mi instan, obat-obatan dan sebagainya. Para sukarelawan, aktivis sosial pun banyak yang turun ke lapangan. Semoga saja hal ini tulus ikhlas niatan mereka yang ingin membantu, bukan karena faktor tertentu yang mendorong mereka turun ke lapangan.

Harapannya, semoga menjelang pesta pemilu tahun ini, akan terpilih seseorang yang benar-benar mampu memimpin Bangsa Indonesia menjadi yang lebih baik. Seorang yang memiliki kearifan, kebijaksanaan. Indonesia sangat haus akan orang-orang seperti itu. Seorang yang bisa memahami, bukan hanya sekedar tahu. Aku, rakyat kecil hanya bisa mengikuti apa kata pemimpin. Aku hanya rakyat yang taka da nilainya dibanding segalanya. Aku hanya berharap cita-cita bangsa akan segera terwujud. Indonesia Raya . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s