Alangkah Lucunya Negeriku

Aku tak tau kenapa kebiasaan ini terjadi di lingkungan sekitarku. Aku juga tak mengerti apa yang sebanarnya mereka pikirkan. Kenapa ketika ada sesuatu yang berbeda, selalu menjadi bahan candaan?, seperti misalnya ketika kita sedang bermain dengan teman kita, dan ketika itu juga teman kita tergelincir karena tanah yang dia pijaki ternyata berlumpur, lalu apa yang pertama kita lakukan?, iya, tertawa mungkin jadi alasan bagi sebagian orang. Tapi kenapa kita harus tertawa?, apakah ini merupakan salah satu kegiatana yang lucu?, aku rasa tidak.

Hanya geleng geleng saja

Aku tak mengerti, sungguh ku tak mengerti, kenapa ketika aku melarang salah seorang temanku untuk tak membuang sampah sembarangan malah di tertawakan ??, sempat ada yang bilang ke aku, “ alahhh . . . Kalau sampahnya sedikit yo gapapa toh, lebai anak ini . . .”. Nah loh… ungkapan seperti ini yang nantinya akan merusak bangsa ini, untuk masalah sekecil ini saja mereka tak mau mengerti. Toh ini juga demi kepentingan bersama bukan?.

Rasanya negeriku sudah berubah ssat ini, keramah-tamahan yang sejak dini di ajarkan untuk selalu di terapkan di lingkungan sekitar. Untuk saling tegur sapa saja kita sudah enggan kalau bukan mereka atau kita yang menyapa, sungguh ironi.

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan ini terjadi? Kenapa orang-orang tersebut menilainya dengan sudut pandang yang berbeda?, kalau seperti ini siapa yang seharusnya disalahkan?., aku yang berbeda atau mereka yang kurang akan pemahaman tentang lingkungan. Memang benar, kaum minoritas selalu terbelakang, ya aku ini. Sungguh tak pernah terpikirkan oleh mereka bagaimana nantinya bumi kita tanpa lingkungan yang bersih dan sehat. Mungkin tak akan ada lagi sungai bersih, karena semuanya sudah habis tercemar oleh sampah-sampah yang mereka pikir tidak akan pernah menjadi masalah, atau mungkin Indonesia akan mendapat julukan baru, yaitu “Negeri Sampah”. (ainun)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s